Radar Pendidikan

Explore Ragam Kesenian Budaya dan Pameran Produk UMKM

Explore Ragam Kesenian Budaya dan Pameran Produk UMKM

EXPO – Kegiatan Expo Penutupan KKN UNDIP di Kabupaten Pekalongan, Sabtu (10/02).
EKA ISDITYA / RADAR PEKALONGAN

*Expo KKN UNDIP Tim I 2018

SIWALAN – Tim I Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar expo bertajuk Pameran UMKM dan Festival Kesenian Budaya dengan tema Dipokalongan KKN Expo. Kegiatan dilaksanakan di Tempt Wisata Pantai Depok, Sabtu (10/02). Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, pelajar, mahasiswa, serta kalangan umum. Selain itu gelaran Expo KKN 2018 ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor I UNDIP, Litbang Bappeda, Dosen Pembimbing Lapangan, serta Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang pada kesempatan ini diwakili oleh Istri Bupati Pekalongan, H Asip Kholbihi SH MSi.

Gelaran Expo kali ini menempatkan Pantai Depok sebagai lokasi kegiatan karena berhubungan langsung dengan tema kegiatan yang ingin mengusung keberagaman serta potensi lokal yang dimiliki Kabupaten Pekalongan.

“Expo ini sebagai kegiatan penutup dari serangkaian KKN kami di Kabupaten Pekalongan. Dari kegiatan ini kami ingin menunjukkan produk hasil KKN UNDIP serta potensi UMKM di desa-desa,” ungkap Ketua Panitia Expo KKN Dipokalongan, Devi Febrianti, kepada Radar Pekalongan, Sabtu (10/02).

Selain mengajak para warga untuk lebih mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Pekalongan, pihaknya juga ingin menerapkan teknologi inovatif kepada para pelaku bisnis yang telah membangun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Sebenarnya untuk UMKM disini sudah berkembang cukup baik, tapi eksekusinya terkadang masih perlu pematangan dan sentuhan teknologi yang lebih inovatif agar dapat lebih bersaing,” tutur mahasiswa Fakultas Kedokteran ini.

Selain pameran produk, dalam gelaran Expo kali ini tim KKN UNDIP yang tersebar di 4 Kecamatan yakni Siwalan, Tirto, Wiradesa serta Bojong ini juga menyuguhkan penampilan seni budaya yang menarik oleh para mahasiswa maupun masyarakat sekitar. “Tadi ada penampilan rebana dari Kecamatan Wiradesa, kemudian Tari Batik dari Siwalan, sama penampilan-penampilan lain dari mahasiswa,” ujar dia.

Tak hanya itu, pembagian doorprize juga tak luput diselenggarakan untuk menambah semaraknya acara yang digelar dari pukul 06.30 hingga 16.00 ini. Para mahasiswa mengaku kearifan lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Pekalongan cukup mengagumkan. Antusiasme yang tinggi serta sikap agamis menjadi hal yang paling tidak terlupakan dari masyarakat Kabupaten Pekalongan. (mg5)

Penulis: Eka Isditya | Radar Pekalongan
Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments