Radar Kendal

Sembilan Desa Terendam Banjir

Sembilan Desa Terendam Banjir

BANJIR – Ada ratusan rumah warga di Kabupaten Kendal berada di sembilan desa di tiga kecamatan terendam banjir pada Jumat (9/2) malam.
NUR KHOLID MS / RADAR PEKALONGAN

*Karena Sungai Meluap, 2 Hanyut

KENDAL – Sebanyak ratusan rumah di Kabupaten Kendal di sembilan desa di tiga kecamatan terendam banjir pada Jumat (9/2) malam. Banjir diakibatkan luapan Sungai Aji dan Sungai Waridin yang mengalami banjir bandang.

Berdasarkan data BPBD Kendal, dampak banjir bandang dua sungai itu, ada dua rumah warga hanyut, 16 rumah rusak berat dan 28 rumah rusak ringan.

Hal itu dibenarkan Kepala BPBD Kabupaten Kendal Sigit Sulistyo, Sabtu (10/2). Kata dia, banjir yang melanda di Kecamatan Kaliwungu Selatan itu terjadi di Desa Magelung, Desa Protomulyo, dan Desa Sukomulyo. Adapun di Kecamatan Kaliwungu terjadi di Desa Kutoharjo, Desa Krajankulon, Desa Kumpulrejo, Desa Sari Rejo. Sedangkan di Kecamatan Brangsong terjadi di Desa Brangsong dan Desa Kebonadem.

“Hujan intensitas tinggi terjadi pukul 17.00 hingga pukul 20.00, sehingga sebabkan Sungai Waridin Brangsong dan Sungai Aji Kaliwungu meluap dan berakibat banjir di sembilan desa di tiga kecamatan. Ketinggian air sekitar 30 cm hingga 100 cm. Syukur tidak ada korban jiwa,” kata dia.

Sigit Sulistyo mengatakan, dua rumah yang hanyut itu adalah milik warga bernama Karyati (65) tinggal di RT3, RW8 Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan dan rumah milik Mastur (50) tinggal di RT1, RW1 Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Sedangkan rumah rusak berat berada di Desa Magelung ada 14 rumah, yakni milik Suhari (45) tinggal di RT3, RW, Kasw (40) di RT3, RW8 dihuni 3 jiwa, Taufik (50) di RT3, RW 8 dihuni 2 jiwa, Jumari (43) di RT3, RW8 dihuni 4 jiwa, Zamzuri (52) di RT3, RW 8 dihuni 3 jiwa, Arifin (47) di RT3, RW 8 dihuni 5 jiwa, Muryo (48) di RT 3, RW 8 dihuni 4 jiwa, Fatoni (45) di RT4, RW 8 dihuni 4 jiwa, Botok (42) di RT3, RW 8 dihuni 2 jiwa, Muhlisin (56) di RT4, RW 8 dihuni 3 jiwa, Ngani (51) di RT4, RW8 dihuni 2 jiwa, Kaini (46) di RT4, RW 8dihuni 3 jiwa, Sanuri (53) di RT4, RW 8 dihuni 4 jiwa dan Subur (51) di RT4, RW 8 dihuni 3 jiwa.

“Adapun rumah rusak berat di Desa Protomulyo, yakni milik Muhtar (46) tinggal di RT1, RW1 dihuni 3 jiwa, Sukirno (51) di RT1, RW2 dihuni 2 jiwa,” ungkap dia.

Sigit Sulistyo mengungkapkan, rumah warga yang mengalami rusak ringan sebanyak 28 rumah, 19 berada di Desa Protomulyo, lima di Desa Kutoharjo dan empat di Desa Krajankulon. Rumah rusak ringan berada di Desa Protomulyo itu yakni milik Sugiyono (52) tinggal di RT1, RW1 dihuni 4 jiwa, Edi (49) di RT1, RW1 dihuni 4 jiwa, Zaenal (52) di RT1, RW1 dihuni 2 jiwa, Sugito (48) di RT1, RW1 dihuni 5 jiwa, Sugiono (52) RT1, RW1 dihuni 3 jiwa, Mat Rodhi (31) di RT1, RW1 dihuni 3 jiwa, Agus Wicaksono (35) di RT1, RW1 dihuni 1 jiwa, Suminto (52) di RT1, RW1 dihuni 4 jiwa, Abdul Ma’ruf (49) di RT1, RW1 dihuni 3 jiwa, Kasmunah (45) di RT2, RW2 dihuni 2 jiwa, Sobirin (51) di RT2, RW2 dihuni 3 jiwa, Eko Purnomo (49) di RT2, RW2 dihuni 4 jiwa, Supardi (52) di RT2, RW2 dihuni 4 jiwa, Syahyudin (50) di RT2, RW2 dihuni 2 jiwa, Sakirin (46) di RT5, RW1 dihuni 3 jiwa, Ngatmo (50) di RT5, RW1 dihuni 4 jiwa, Kundori (55) di RT5, RW1 dihuni 3 jiwa, Heri (49) di RT5, RW1 dihuni 3 jiwa, Mustofa (46) di RT5, RW1 dihuni 4 jiwa.

“Rumah rusak ringan di Desa Kutoharjo, milik Aisah (46) tinggal di RT5, RW1 dihuni 4 jiwa, Sohirotun (50) di RT5, RW1 dihuni 3 jiwa, Solehah (51) di RT5, RW1 dihuni 2 jiwa, Saifudin (49) di RT5, RW1 dihuni 4 jiwa, Baherman (53) di RT1, RW1 dihuni 3 jiwa. Sedangkan rumah rusak ringan di Desa Krajankulon milik Yoyok (53) di RT5, RW10 dihuni 3 jiwa, Nur Lazim (35) di RT2, RW11 dihuni 2 jiwa, Sugiarto (41) di RT2, RW11 dihuni 4 jiwa, Saefudin (45) di RT4, RW11 dihuni 3 jiwa,” ujar dia.

Sigit Sulityo menyatakan, upaya yang dilakukan, selain melakukan pendataan di beberapa lokasi kejadian akibat banjir luapan dua sungai itu, juga mendirikan posko siaga bencana tanggap darurat BPBD Kabupaten Kendal dan melakukan kerja bakti di lokasi bencana.

“Kami koordinasi dengan organisasi relawan untuk membantu melakukan pendataan. Kemudian, koordinasi dengan instansi- instansi lain untuk kegiatan tanggap darurat mendirikan posko siaga, dapur umum, dan pendataan kembali warga maupun rumah terdampak,” tukas dia.

Sigit Sulistyo menambahkan, Bupati Kendal, dan Forkominda Kabupaten Kendal di dampingi instansi terkait seperti BPBD Kendal, Dinas Sosial, PMI, melakukan tinjauan ke lokasi bencana terdampak banjir, yakni di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Desa Protomulyo, Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, dan Desa Krajankulon dan Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu.

Kali pertamanya Bupati Kendal menyambangi terdampak banjir di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong dan langsung menuju ke tempat dapur umum yang ada di balai desa setempat. Kedatanganya untuk meninjau kegiatan dapur umum dan diterima oleh Camat Brangsong dan Camat Kaliwungu. Kemudian, rombongan berlanjut menuju ke Desa Protomulyo di Kecamatan Kaliwungu Selatan dan mengunjungi rumah yang terdampak banjir dan memberikan bantuan.

“Lalu ke Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Bupati meninjau rumah yang rusak akibat dampak banjir dan memberikan bantuan,” pungkas dia. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms | Radar Pekalongan
Redaktur: Widodo Lukito

Facebook Comments