Metro Pekalongan

Alumni dari Papua Meriahkan Reuni STAIN/IAIN

Reuni STAIN atau IAIN

BANTUAN – Ketua IKA STAIN/IAIN Pekalongan Dra Siti Qomariyah MA, menyerahkan bantuan kelembagaan dari para alumni yang secara simbolis diserahkan kepada Rektor IAIN Pekalongan Dr Ade Dedi Rohayana MAg.

KOTA PEKALONGAN – Ada peristiwa menarik saat reuni alumni STAIN/IAIN Pekalongan di Gedung Auditorium kampus setempat, Sabtu (10/2). Apa itu? salah satu alumninya dari Papua, Umar, rela ‘mengosongkan’ waktunya untuk terbang naik pesawat menghadiri acara reuni di Pekalongan.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan pesan dan kesan adanya acara reuni? Umar mengapresiasi. Sebab dengan adanya reuni akan makin mempererat tali persaudaraan antar alumni. “Saya sangat gembira sekali. Apalagi ketemu dengan dosen dan teman-teman alumni,” ucapnya.

Umar menceritakan kondisi umat Islam di Papua. Ia juga menceritakan perjalanan hidupnya yang tinggal di Papua.

Dalam reuni itu, tampak hadir Rektor IAIN Pekalongan Dr Ade Dedi Rohayana MAg, sekaligus membuka reuni akbar tersebut. Kemudian, Wakil Rektor I IAIN Pekalongan, Dr Muhlisin MAg, Wakil Rektor II IAIN Pekalongan Dr Zaenal Mustakim MAg, dan Wakil Rektor III IAIN Pekalongan Dr Moh Muslih PhD.

Hadir pula sejumlah dosen senior, pengurus Ikatan Alumni (IKA) STAIN/IAIN Pekalongan, unsur Muspika Kecamatan Pekalongan Utara, serta ribuan alumni dari masing-masing angkatan yang kini menempati di berbagai jabatan stategis, baik swasta maupun di pemerintahan.

Menurut Rektor IAIN Pekalongan Dr Ade Dedi Rohayana, melalui reuni sebagai sarana merajut kembali tali silaturahim para alumni lintas generasi. Dimana, setelah sekian tahun lamanya tidak berjumpa. Disamping itu, bagi kampus keberadaan alumni memiliki peran yang sangat strategis. Utamanya, bagaimana dukungan dari para alumni terhadap almamater tercinta sangat dibutuhkan.

“Dukungan maupun dorongan dari para sesepuh maupun alumni sangat diharapkan bagi pengembangan kampus dimasa yang akan datang,” tegas Ade.

Dijelaskan, belum lama ini STAIN Pekalongan telah beralih status menjadi IAIN Pekalongan. Termasuk, adanya pengembangan kampus II di Kajen Kabupaten Pekalongan. Dan, diharapkan, ke depan alih status menjadi UIN Pekalongan dapat segera tercapai.

“Maka kontribusi dari para laumni, baik pemikiran, jaringan dan hal lainnya sangat dibutuhkan bagi kampus. Itu sekaligus untuk mendukung akreditasi kampus itu sendiri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, IKA IAIN Pekalongan, yang diwakili oleh Ketua IKA STAIN/IAIN Pekalongan Dra Siti Qomariyah MA, menyerahkan bantuan kelembagaan dari para alumni yang secara simbolis diserahkan kepada Rektor IAIN Pekalongan Dr Ade Dedi Rohayana MAg.

Sementara, Ketua Pelaksana Reuni Akbar STAIN/Pekalongan Hasan Bisri menjelaskan, reuni sendiri disamping merajut kembali tali silaturahim, sebagai bentuk syukur bisa bertemu kembali dengan teman sejawat pada waktu mengeyam pendidikan di kampus dimaksud. “Kami sangat bangga sekali, bagaimana bisa mempertemukan dengan teman-teman lama sewaktu kuliah waktu itu. Sementara, para alumni sekarang ini sudah tersebar di berbagai profesi, bahkan ada yang menempati di berbagai jabatan strategis,” pungkas Hasan Bisri. (dur)

Penulis & Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments