Metro Pekalongan

Warga Binagriya Tewas Dibunuh

Warga Binagriya Tewas Dibunuh-jasad

JASAD KORBAN – Petugas Inafis Polres Pekalongan Kota sedang memeriksa jasad korban di kamar mayat RSUD Bendan, Rabu (7/2) malam.
WAHYU HIDAYAT / RADAR PEKALONGAN

*Ditemukan di Depan Rumahnya dengan Sejumlah Luka Bacok

PEKALONGAN – Sutomo (84), warga Jalan Karet No 707, Perumahan Binagriya, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan ditemukan oleh sejumlah tetangganya dalam kondisi bersimbah darah di depan teras depan rumahnya, Rabu (7/2) sekira pukul 15.30 WIB.

Saat ditemukan, kondisi korban cukup mengenaskan dengan sejumlah luka bacok di kepala dan beberapa luka lain di sekujur tubuhnya. Korban kemudian dilarikan ke IGD RSUD Bendan oleh para tetangga untuk mendapat perawatan. Sayangnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Jajaran Polsek Pekalongan Barat dipimpin langsung Kapolsek Kompol Hanafi Umar yang mendengar laporan tersebut segera mendatangi rumah sakit guna menyelidiki kasus tersebut. Tim Inafis Satreskrim Polres Pekalongan Kota juga segera memeriksa jasad korban. Bahkan, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, langsung mendatangi rumah sakit untuk turut memeriksa kondisi korban.

pada tubuh korban terdapat sejumlah luka. “Ada luka-luka di bagian kepala, depan, belakang, dan perut. Luka akibat benda tumpul dan benda tajam. Tapi belum bisa kita pastikan karena apa, sebab masih ajan diotopsi dokter,” jelas AKBP Ferry Sandy Sitepu, didampingi Kapolsek Pekalongan Barat Kompol Hanafi Umar.

Kapolres menuturkan, diketahuinya kejadian itu sekira pukul 15.30 WIB. Awalnya ada tukang becak yang melihat korban bersimbah darah di teras rumah korban. Selanjutnya, korban dibawa oleh para tetangga ke RSUD Bendan.

Kapolres menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab tewasnya korban dan mengungkap siapa pelakunya.

Warga Binagriya Tewas Dibunuh-olahtkp

OLAH TKP – Jajaran Polres Pekalongan Kota sedang melakukan olah TKP di rumah korban, Rabu (7/2) malam.
WAHYU HIDAYAT / RADAR PEKALONGAN

Jajarannya masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk putra putri korban. “Masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, pastinya ada faktor X yang menimbulkan luka-luka di tubuh korban dan ada pelakunya,” tandasnya.

“Kami memerintahkan dokter agar melakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian beliau (korban, red) dan jam berapa terjadinya peristiwa tersebut,” sambungnya.

Almarhum Sutomo, berdasar informasi yang didapat Radar Pekalongan, semasa hidupnya merupakan seorang pengusaha gondorukem yang cukup sukses. Pada siang harinya korban masih sempat bersama seorang putrinya. Korban sendiri diketahui mempunyai dua anak, terdiri dari satu putra dan satu putri. Namun putra putri korban sudah berkeluarga dan tidak tinggal bersama korban.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan olah TKP di rumah korban dan memeriksa sejumlah saksi. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat | Radar Pekalongan
Redaktur: Abdurrahman

Facebook Comments