Features

Panorama Indah Sejauh Mata Memandang

Wisata Jembatan Buntu

WISATA – Kawasan Wisata Jembatan Buntu, Desa Sengon Kecamatan Subah Batang.
LAILATUL MAFIYAH

Menengok Kawasan Wisata Jembatan Buntu

Hutan karet milik PTPN IX di Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang ini telah menjadi hutan sengon. Di sana berdiri jembatan buntu yang mempertontonkan panorama indah hutan rimbun dan sungai. Seperti apa? LAILATUL MAFIYAH, SUBAH

Angin sepoi-sepoi berhembus di atas bukit, menikmati udara segar dan pemandangan yang indah merupakan kenikmatan tersendiri. Apalagi menikmati pemandangan dari atas bukit di Desa Sengon, Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Di sini telah didirikan Jembatan Butu, jembatan aneka warna yang cocok untuk berswafoto.

Hutan milik PTPN IX dulunya adalah hutan karet, kini telah disulap menjadi hutan sengon rimbun yang berjajar rapi. Ditambah lagi dengan adanya Kawasan Wisata Jembatan Buntu yang dikelola oleh pemuda Desa Sengon. Tempat ini menarik untuk dikunjungi wisatawan.

Wakil Ketua Pengelola Wisata Jembatan Buntu, Mufid Adnan menuturkan ada dukungan dari pemerintah kabupaten tetapi masih dalam proses. Harapannya kawasan wisata Jembatan Buntu dapat lebih menarik.

“Masih banyak program lanjut, ke depannya kami akan buat rumah pohon dan area outbond. Bahkan di Jembatan Buntu ini di bawahnya ada Curug Cinting, tetapi akses jalannya belum kami buka,” tuturnya kepada Radar Pekalongan, Rabu (31/1).

Pemandangan dari jembatan buntu memang sangat menakjubkan. Pengunjung dapat berswafoto di jembatan love dengan panorama kedung brubus, yakni sebutan hutan di bawah Jembatan Buntu dan kaliurang yang menyerupai huruf U. Banyak model jembatan yang bisa dijadikan space foto, bahkan bisa untuk foto prewedding.

Pengunjung bisa menikmati panorama indah di Jembatan Buntu hanya dengan merogoh kocek Rp3.000, dan tempat wisata ini buka dari pukul tujuh pagi sampai dengan lima sore. Jarak dari Jalan Pantura tidak jauh, hanya menempuh jarak satu kilometer, dan akses jalan yang sangat mudah bisa dengan mobil, sepeda motor, atau sepeda. Ini bisa jadi referensi jalan-jalan di akhir pekan. (*)

Penulis: Lailatul Mafiyah & Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments